Cara Membaca Label Informasi Nutrisi (Nutrition facts)

star
Label pangan adalah setiap keterangan mengenai pangan yang berbentuk gambar, tulisan, atau kombinasi keduanya, atau berbentuk lain yang disertakan pada pangan, dimasukan ke dalam, ditempelkan pada produk pangan atau merupakan bagian kemasan pangan. Seperti tanggal kadaluarsa, komposisi bahan makanan, registrasi departemen kesehatan, keterangan halal, nilai gizi dan sebagainya.

Pernahkah anda memperhatikan label pada produk makanan kemasan saat berbelanja di supermarket atau mall ?.. . Sering kita lupa untuk sekedar membacanya.

Dasar hukum tentang label pangan sangat jelas salah satunya tercantum pada PP No. 69 Tahun 1999 tentang label dan iklan pangan. Tujuannya adalah memberikan informasi mengenai pangan yang akan kita beli adalah benar dan tidak menyesatkan dan menciptakan perdagangan yang jujur dan bertanggung jawab.  Selain itu juga konsumers dituntut untuk lebih kritis khususnya jika mempunyai diet tertentu maka label pada produk makanan akan sangat membantu anda. Misalnya anda memiliki riwayat penyakit hipertensi maka sangat penting untuk mengetahui kadar natrium dalam makanan kemasan yang anda beli. Karena kadar natrium yang tinggi dapat menaikkan tekanan darah anda. Selain itu, pencantuman  kandungan lemak dan jenis lemak dalam makanan juga bisa membantu konsumers dalam mengontrol asupan lemak yang baik atau yang buruk bagi kesehatan per harinya.

Berikut ini tersedia cara membaca label informasi nutrisi (Nutrition facts)  pada produk makanan antara lain :

 a. Takaran saji ( Serving size )
Adalah banyak bahan makanan dalam kemasan yang digunakan dalam satu kali makan makanan  tersebut. Angka ini juga dipakai untuk acuan nilai-nilai gizi yang tertulis dibawahnya. Jika terdapat  tulisan '' amount per serving  " Maka jika anda makan dalam porsi dua kali lipatnya, semua angka yang tertera di nilai gizi dibawahyan harus di kali dua juga. Demikian pula jika anda makan setengahnya maka nilai gizi dibagi dua pula.

b. Jumlah penyajian (Serving per container)
Adalah berapa kali makan anda dapat menghabiskan satu kemasan penuh produk makanan tersebut. Misalkan tertera angka 2. Berarti dengan memenuhi takaran saji yang tepat, anda akan menghabiskan seluruh produk  itu dalam dua kali makan. Angka tersebut didapat dari berat bersih makanan.

c. Kalori ( Calories )
Adalah jumlah kalori yang terkandung dalam satu kali penyajian makanan tersebut. Informasi ini bermanfaat untuk memperhitungkan kecukupan kalori per hari anda.

d. Energi dari lemak (Calories from fat )
 Anjuran per hari kita mengkonsumsi lemak tidak lebih dari 25-30 %  kebutuhan kalori harian. Usahakan agar tidak melebihi ambang batas tersebut. Hal ini penting karena jika kelebihan asupan lemak harian dapat menyebabkan resiko untuk terkena penyakit jantung, perlemahan hati, dan kanker.
Misalkan ada produk makanan yang mengandung kalori 150 dan kalori dari lemak 75. artinya dengan kita mengkonsumsi makanan tersebut  kita memperoleh 50% energi makanan dari lemak. Dan tentu saja ini sudah melebihi 30% kebutuhan lemak harian sehingga tidak baik untuk kesehatan. Untuk orang yang mengalami obesitas atau sedang dalam program penurunan berat badan, kebutuhan lemak hendaknya tidak lebih sedikit atau tidak lebih banyak dari diet biasa. Hanya saja yang harus diperhatikan adalah lemak jenuh hendaknya kurang dari 7% dan lemak trans kurang dari 1%.

e. Lemak toatal ( Total fat )
Lemak total menunjukan berapa gram lemak yang terkandung dalam makanan dan persentasenya terhadap diet 2000 kalori (Jika kebutuhan kalori anda kurang dari 2000, persentasenya pasti akan lebih tinggi, begitupun sebaliknya). Kemudaian dibawah bacaan lemak total biasanya terdapat bacaan sebagai berikut :
Lemak jenuh ( Saturated fat ), merupakan jumlah lemak jenuh dari makanan
Lemak tak jenuh trans ( Trans fat ), lemak tak jenuh terdiri dari dua macam yaitu, tipe cis dan trans.  Lemak trans berkaitan dengan resiko karsinogenik. oleh sebab itu batasi konsumsi lemak tak jenuh trans tidak lebih dari 2 gram per hari.

f. Kolesterol (Cholesterol)
Kolesterol merupakan salah satun unsur yang perlu diperhatikan karena memiliki faktoresiko yang tinggi terhadap penyakit kardiovaskuler. Batasi konsumsi kolesterol per hari dibawah 300 mg.

g. Sodium (Natrium)
Meliputi garam alami dan garam tambahan . Biasanya garam dapur (Nacl) mengandung natrium sebanyak 40%.  Untuk penderita hipertensi sebaiknya memperhatikan kadar natrium dalam mananan yang akan di konsumsinya.  Dalam sehari sebaiknya kita mengkonsumsi natrium tidak lebih dari 2300-2400 mg (setara dengan satu sendok teh garam ).

h. Karbohidrat total ( Carbohydrate total )
Meliputi seluruh karbohidrat dari sayur, buah, tepung-tepungan, gandum, dan serealia. Dalam diet sehari, jumlah karbohidrat biasanya berkisar antara 40-65 % (bervariasi antar negara ).
Dibawah label karbohidrat biasanya terdapat unsur :

Serat (Dietary fiber ), meliputi sumber ekstrak buah, sayur, kacang-kacangan, dan gandum. Anjuran konsumsi serat dalam sehari adalah 25-30 g. Serat dapat membantu memperlancar pencernaan, membuat perut terasa kenyang sehingga baik untuk seseorang yang memiliki berat badan berlebih. 

Gula (Sugar )
Menunjukkan berapa banyak dari karbohidrat yang berasal dari glukosa murni. Sebaiknya penderita diabetes lebih hati-hati memilih  produk makanan yang dibeli karena glukosa murni cepat menaikkan gula darah anda. Bacalah label sebelum membeli.

i. Protein
Informasi yang diberikan label mencakup protein hewani dan nabati. Perlu dicermati bahwa protein hewani juga mengandung sejumlah lemak dan kolesterol, karena itu perhitungan lemak juga perlu memasukkan unsur protein  hewani kedalamnya. Diet harian protein biasanya 10-20 % kebutuhan kalori.

j.Vitamin dan mineral
Biasanya produk pangan sedikit yang memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral per harinya oleh sebab itu sebaiknya kita juga mengkonsumsi makanan yang beraneka ragam terutama buah dan saayur.

k. Daily value (Kebutuhan harian )
Tabel ini memuat informasi kecukupan diet dan unsur-unsur makronutrien lainnya berdasarkan Angka Kecukupan Gizi (AKG) yaitu 2000 kalori.




Cara Membaca Label Informasi Nutrisi (Nutrition facts)

























star

0 komentar:

Post a Comment

Berkomentarlah dengan Baik dan Sopan :)